Harga atap spandek di bali

News-Bingbo
0

 

 



Hallo warga Bali.
Apakah anda sedang mencari atap spandek di Bali.

PT Mafiro Pasifik Steel adalah pilihan tepat untuk atap spandek rumah dan bangunan anda.

Kami akan membantu anda untuk mendapatkan atap spandek terbaik di Bali.
Hubungi kami.

Hubungi kami segera :
081338222058
081338375758
0819-9989-8999


Ada banyak pilihan atap spandek terbaik di PT Mafiro Pasifik Steel.

Apa saja manfaat atap spandek di Bali.

Mari kita bahas


Berikut adalah 50 manfaat atap spandek dibandingkan genteng biasa:
 
 
 
1. Biaya awal lebih murah – Harga bahan dan pemasangan jauh lebih terjangkau dibandingkan genteng keramik atau beton.
2. Waktu pemasangan lebih cepat – Prosesnya tidak rumit dan membutuhkan tenaga kerja lebih sedikit.
3. Berat jauh lebih ringan – Tidak membebani struktur pondasi dan rangka rumah/gedung, berbeda dengan genteng yang berat.
4. Lebih tahan gempa – Fleksibilitasnya mampu menyesuaikan gerakan struktur tanpa rusak, sedangkan genteng mudah pecah.
5. Kedap air lebih optimal – Sambungan yang rapat mengurangi risiko kebocoran, tidak seperti genteng yang bisa bocor melalui celah atau bagian yang pecah.
6. Tahan angin lebih baik – Tidak mudah terlepas atau bergeser saat angin kencang, berbeda dengan genteng yang bisa terlempar.
7. Lebih hemat energi pendinginan – Sifat reflektif sinar matahari membuat ruangan lebih sejuk, mengurangi penggunaan AC dibandingkan genteng yang menyerap panas.
8. Perawatan lebih mudah – Hanya perlu dibersihkan secara berkala, tidak seperti genteng yang perlu diperiksa satu per satu jika ada yang pecah.
9. Umur pakai lebih panjang – Bisa mencapai 15-30 tahun, sedangkan genteng biasa hanya bertahan 10-15 tahun.
10. Tidak mudah berkarat atau korosi – Bahan dilapisi pelindung, berbeda dengan genteng beton yang bisa menua dan retak.
11. Tidak menghasilkan debu saat pemasangan – Menjaga kebersihan area sekitar, tidak seperti genteng yang sering menghasilkan debu saat dipasang atau rusak.
12. Lebih ramah lingkungan – Sebagian bisa didaur ulang, sedangkan genteng keramik sulit didaur ulang dan menghasilkan limbah banyak.
13. Beberapa jenis tahan api – Mengurangi risiko kebakaran, berbeda dengan genteng yang bisa mudah terbakar jika terkena sumber api.
14. Lebih baik menyerap kebisingan – Mengurangi suara hujan atau angin, sedangkan genteng biasa sering menghasilkan suara bising saat hujan deras.
15. Tidak mudah tumbuh lumut/jamur – Permukaannya licin dan tidak menampung kelembapan, berbeda dengan genteng yang sering menjadi tempat tumbuhnya lumut.
16. Desain lebih fleksibel – Bisa disesuaikan dengan bentuk atap apapun, sedangkan genteng terbatas pada bentuk atap miring tertentu.
17. Drainase lebih baik – Permukaan rata memudahkan aliran air hujan, tidak seperti genteng yang bisa menampung air di celah-celahnya.
18. Tidak memerlukan penyegelan tambahan – Bahan dasar sudah kedap air, berbeda dengan genteng yang perlu diberi semen atau sealant pada sambungan.
19. Tidak mudah retak akibat perubahan suhu – Tidak mengalami ekspansi/kontraksi signifikan, sedangkan genteng bisa retak karena perbedaan suhu.
20. Tahan sinar UV lebih baik – Warna tidak mudah memudar, berbeda dengan genteng yang bisa memudar dan mengeropos akibat paparan matahari.
21. Bisa digunakan sebagai atap sementara/permanen – Fleksibel sesuai kebutuhan, sedangkan genteng umumnya hanya untuk penggunaan permanen.
22. Memudahkan pemasangan saluran air hujan – Mudah dipasang talang atau selokan, berbeda dengan genteng yang perlu dibuat lekukan khusus.
23. Tidak membebani struktur bangunan – Memperpanjang umur dinding dan pondasi, sedangkan genteng berat bisa merusak struktur lama.
24. Tahan zat kimia lebih baik – Cocok untuk daerah dekat pantai atau industri, sedangkan genteng bisa terkorosi oleh zat kimia dalam udara.
25. Bisa menahan beban salju – Jenis tertentu dirancang untuk iklim dingin, sedangkan genteng bisa retak akibat bobot salju.
26. Pemasangan bisa dilakukan di berbagai cuaca – Tidak terlalu tergantung pada cuaca cerah, berbeda dengan genteng yang sulit dipasang saat hujan.
27. Tidak memerlukan bahan tambahan – Tidak perlu semen atau pasir, sehingga lebih hemat biaya dan waktu.
28. Risiko cedera saat pemasangan lebih rendah – Berat ringan memudahkan pekerjaan di atas atap, sedangkan genteng berat meningkatkan risiko jatuh.
29. Kompatibel dengan panel surya – Mudah dipasang sistem energi terbarukan, sedangkan genteng perlu dibuat lubang yang berisiko kebocoran.
30. Tidak menyebabkan genangan air – Air hujan langsung mengalir keluar, berbeda dengan genteng yang bisa menampung air dan menyebabkan kerusakan.
31. Permukaan lebih mudah dibersihkan – Hanya perlu disiram dengan selang air, sedangkan genteng perlu dibersihkan satu per satu.
32. Tidak menghasilkan bau tidak sedap – Baik saat pemasangan maupun penggunaan, sedangkan genteng baru bisa menghasilkan bau semen atau bahan kimia.
33. Cocok untuk ekstensi rumah – Mudah dipasang pada bagian tambahan rumah, sedangkan genteng perlu disesuaikan dengan jenis yang sudah ada.
34. Tidak mudah menjadi sarang hewan – Permukaan rata sulit untuk tikus atau burung bertengger, berbeda dengan genteng yang memiliki celah sebagai sarang.
35. Ketebalan bisa disesuaikan – Sesuai dengan kebutuhan isolasi, sedangkan genteng memiliki ketebalan tetap.
36. Tidak memerlukan finishing tambahan – Tampilan sudah siap pakai, sedangkan genteng terkadang perlu dicat atau diberi lapisan pelindung.
37. Bahan lebih mudah disimpan – Bisa digulung atau dilipat sehingga hemat ruang, sedangkan genteng perlu disimpan dengan hati-hati agar tidak pecah.
38. Bisa dipindahkan jika renovasi – Lebih mudah untuk dipindahkan atau dipasang kembali, sedangkan genteng biasanya rusak saat dibongkar.
39. Memiliki sertifikasi kualitas yang jelas – Banyak produk yang memiliki standar kualitas resmi, sedangkan genteng biasa tidak selalu memiliki sertifikasi.
40. Tahan getaran lebih baik – Tidak mudah rusak akibat getaran kendaraan atau mesin, sedangkan genteng bisa pecah akibat getaran.
41. Bisa dilengkapi isolasi tambahan – Dapat ditambahkan lapisan isolasi termal atau suara, sedangkan genteng sulit untuk diberi isolasi tambahan.
42. Tersedia dalam berbagai warna dan motif – Bisa disesuaikan dengan tema rumah, sedangkan pilihan warna genteng biasa lebih terbatas.
43. Biaya perbaikan lebih murah – Hanya perlu mengganti bagian yang rusak, sedangkan genteng perlu mengganti beberapa lembar sekaligus jika ada yang pecah.
44. Tidak menyebabkan masalah retakan pada dinding – Beban ringan tidak membuat dinding retak, sedangkan genteng berat bisa menyebabkan dinding bergeser atau retak.
45. Tidak memerlukan perawatan rutin yang rumit – Cukup dibersihkan 2-3 kali setahun, sedangkan genteng perlu diperiksa setiap musim hujan.
46. Lebih aman bagi pekerja pemasang – Berat ringan mengurangi risiko jatuh atau cedera, berbeda dengan pekerjaan pemasangan genteng yang lebih berbahaya.
47. Tidak mudah terkontaminasi – Permukaan tidak menahan kotoran atau debu secara permanen, sedangkan genteng bisa terkena kontaminasi yang sulit dibersihkan.
48. Cocok untuk rumah dengan struktur ringan – Tidak membutuhkan struktur yang kuat seperti genteng, sehingga bisa digunakan untuk rumah kayu atau baja ringan.
49. Tidak menghasilkan limbah saat pemasangan – Bahan yang tidak terpakai bisa disimpan atau didaur ulang, sedangkan genteng menghasilkan limbah pecahan yang sulit dibuang.
50. Nilai jual lebih stabil – Meningkatkan nilai properti karena tampilan modern dan efisiensi energi, sedangkan genteng biasa bisa menurunkan nilai jika sudah tua atau rusak.
 
 
 
Hubungi kami segera jika anda ingin memesan atap spandek di bali

Hubungi kami segera :
081338222058
081338375758
0819-9989-8999



Hastag


Atap spandek bali
Harga atap spandek bali
Harga atap spandek hitam di Bali
Jasa atap spandek 
Jual atap spandek di bali



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)